Puisi -
pengap dan berdebu
Kumuh, sesakan nafas
Gelapkan mata
Ruangku
Tak sadarkah tuanmu
Tak merasa memiliki
Kini gelap dan berdebu
Tak mempan angin berkipas
Tak sadarkah tuanmu
Tak merasa memiliki
Kini gelap dan berdebu
Tak mempan angin berkipas
Ruangku
Begitu terang senyummu
Saat sinar menerobos jendela
Meninggalkan empunya
Teduh sejuk meresap dinding bisu
Begitu terang senyummu
Saat sinar menerobos jendela
Meninggalkan empunya
Teduh sejuk meresap dinding bisu
Ruangku
Kini sinar pun pulang
Dijemput empunya
Kau pun terdiam mengerang
Menikmati kegelapan mencekam
Kini sinar pun pulang
Dijemput empunya
Kau pun terdiam mengerang
Menikmati kegelapan mencekam
Ruangku
kembali pengap dan berdebu
Kumuh, sesakan nafas
Tak sadarkah tuanmu
Tak merasa memiliki
Ruangku
Kini kembali pengap berdebu.
===================kembali pengap dan berdebu
Kumuh, sesakan nafas
Tak sadarkah tuanmu
Tak merasa memiliki
Ruangku
Kini kembali pengap berdebu.
Judul : Ruangku
Penulis : Abdul Aziz Muhammad
Nama Fb : Abdul Aziz Muhammad
Blog : http://dholazez.blogspot.com/




0 komentar:
Silahkan Berkomentar
Apa yang kamu pikirkan tentang tulisan ini?